6 Lokasi di Tokyo yang Muncul Dalam Anime dan Ada di Kehidupan Nyata

Feb 16, 2018


Source : www.tourist-note.com

Anime telah menarik minat masyarakat dunia sekaligus menawarkan gambaran budaya Jepang dan dunia fantasi yang unik dari beberapa penulis manga dan pembuat film anime paling berbakat asal Jepang. Banyak serial anime dan film yang menggunakan latar belakang tempat-tempat yang ada dalam kehidupan nyata orang-orang Jepang dan ini memungkinkan para wisatawan untuk melakukan perziarahan anime ke tempat-tempat yang mereka kenali selama kunjungan mereka ke Jepang. Tidak terkecuali di Tokyo. Kota ini memiliki lingkungan ikonik, taman-taman, dan bangunan-bangunan yang menjadi latar belakang dalam film-film anime. Dari persimpangan pejalan kaki ternama di Shibuya sampai pemandangan mekarnya bunga sakura di Ueno, berikut 6 lokasi dalam kehidupan nyata di Tokyo di mana Anda bisa melakukan napak tilas perjalanan tokoh anime favorit Anda.

Shibuya

Merupakan satu dari 23 distrik yang ada di Tokyo, daerah perbelanjaan dan hiburan yang aktif ini dipenuhi oleh kehadiran merek-merek besar, restoran, serta klub malam yang menarik para pengunjung baik siang maupun malam. Shibuya merupakan pusat budaya dan fashion di kota Tokyo dengan jajaran butik dan toserba terkemuka yang memenuhi jalanan Shibuya. Daerah ini sekaligus menjadi tempat di mana penduduk lokal dan para pendatang datang untuk merasakan gemelapnya cahaya dan kemeriahan hiburan. Persimpangan besar di depan Stasiun Shibuya menjadi salah satu pemandangan ikonik Shibuya dengan tampilan iklan-iklan di layar video raksasa berada di sisi atas dari lautan pejalan kaki yang menyeberangi jalan.

・The Devil Is a Part Timer!
Daerah Sasazuka di Shibuya menjadi latar belakang saat Sadao Maou bentrok dengan Lucifer ‘the fallen angel’.

・5 Centimeters Per Second
Bagian ketiga dari film animasi feature pemenang penghargaan ini, mengambil tempat di Shibuya dengan karakter utamanya yang bernama Takaki Tono bekerja sebagai programmer sambil terus memikirkan Akari, cintanya semasa kecil.

・Nisekoi
Gedung 109 Shibuya (mungkin merupakan gedung paling terkenal di Shibuya) terletak tidak jauh dari dari pintu masuk Hachiko Stasiun Shibuya dan muncul sebagai latar belakang dari anime bergenre komedi romantis Nisekoi, tepatnya di episode 14. Namun, dalam adegan tersebut angka pada gedung diubah menjadi “105”.

・Bakemono no Ko (The Boy and the Beast)
Latar belakang film ini adalah dunia alternatif bernama Shibutenmachi yang adegan-adegannya digambar langsung dari Shibuya. Yang paling menonjol adalah pedestarian Center-gai di mana di sini berjajar bar karaoke, restoran, pertokoan, dan kedai Starbucks berukuran besar.

・The Idolmaster Cinderella Girls
Persimpangan Shibuya tampil mengagumkan dalam serial anime ini. Begitu juga dengan landmark Hachiko yang terletak di luar Stasiun Shibuya. Rin Shibuya, salah satu karakter utama serial ini bahkan menggunakan nama yang sama dengan distrik ini.

Shinjuku

Mengelilingi salah satu stasiun kereta paling sibuk di dunia, daerah Shinjuku merupakan daerah hiburan, perbelanjaan, dan bisnis yang menggeliat dengan letaknya berada di pusat Kota Tokyo. Banyak gedung tertinggi di Tokyo yang berlokasi di Shinjuku, termasuk gedung kembar dari Kantor Pemerintahan Metropolitan, bersama dengan distrik lampu merah Kabukicho.

・The Girl Who Leapt Through Time
Persimpangan jalur kereta yang digunakan di serial anime ini memadukan Stasiun Nakai di Shinjuku dengan lereng bukit wilayah Omokagebashi.

・Nisemonogatari
Dibuat berdasarkan novel Monogatari, serial anime ini berpusat pada kehidupan siswa SMA dan  vampir paruh waktu Koyomi Araragi di jalan-jalan Shinjuku, dengan penampilan gedung-gedung ikonik seperti Shinjuku Mitsui Building dan Mode Gakuen Cocoon Tower.

・The Garden of Words
Taman Nasional Shinjuku Gyoen yang merupakan taman publik di Shinjuku hadir secara menonjol dalam serial ini sebagai titik pertemuan antara Takao Akizuki, seorang pembuat sepatu yang bercita-cita tinggi dengan seorang profesional muda bernama Yukari Yukino.

・Your Name
Dengan arsitektur sweeping-nya, underpass Shinjuku tampil mengagumkan dalam trailer Kimi no Na Wa atau Your Name, sebuah film fantasi fiksi ilmiah baru karya Makoto Shinkai.

Akihabara

Terletak di pusat Tokyo, Akihabara menjadi pusat penting dari budaya manga dan anime, dengan banyaknya toko-toko dan tempat-tempat yang didedikasikan bagi bentuk-bentuk seni tradisional ini. Di sini terdapat beragam pilihan toko elektronik, kafe-kafe manga di mana Anda bisa membaca komik sepuasnya, dan maid café di mana pelayan-pelayan yang berperan sebagai tokoh karakter tertentu tidak hanya melayani Anda, tapi juga bermain game bersama. Dengan video retro dan kios-kios kolektor, Akihabara dianggap sebagai tempat yang memanjakan para otaku – istilah bahasa Jepang untuk para penggemar fanatik.

・Love Live!
Akihabara muncul beberapa kali dalam Love Live!, dengan sekolah idol Akihabara UDX digunakan sebagai model untuk UTX Academy. Begitu juga dengan Akihabara Gamers yang menjadi tempat para gadis merekrut anggota baru dalam rangka mencoba menyelamatkan sekolah.

・Denkigai no Honya-san
Akihabara menjadi latar belakang untuk serial ini, yaitu tentang sebuah toko buku bernama Umanohone, di mana terjadi pertemuan antara karyawan toko buku dengan pelanggannya di sekitaran distrik.

・Steins;Gate
Novel fiksi ilmiah ini mengambil tempat di Akihabara dengan kerap tampilnya bangunan-bangunan ikonik Akihabara, salah satunya adalah gedung Radio Kaikan. Setting cerita berpadu sempurna dengan alur cerita dari serial ini, di mana ada banyak toko yang menjual bagian-bagian perangkat keras kepada para penemu.

・Oreimo
Serial televisi yang banyak disukai ini berpusat di sekitar Kyosuke Kosaka yang menemukan kalau adik perempuannya adalah seorang otaku. Episode kedua dari serial ini  mengambil latar belakang di Akihabara dan sekitarnya, termasuk di Cure Maid Café.

・Yowamushi Pedal
Serial ini berpusat pada Yowamushi Pedal yang merupakan seorang otaku anime dan secara tetap mengambil latar belakang di jalan-jalan Akihabara, tempat dia membeli barang-barang anime dalam upayanya menjadi seorang pengendara sepeda yang kompetitif.

Kichijoji

Dengan atmosfer artistik serta komunitas konter-budayanya, Kichijoji menjadi pusat urban anak-anak muda di kota Musashino. Di sini terdapat area perbelanjaan utama yang mengelompok ke utara stasiun kereta, dengan lorong Yokocho yang unik terpisah dari jalan utama yang ramai, serta Taman Inokashira yang merupakan sebuah oasis pepohonan rindang, serta kebun binatang.

・Ocean Waves
Film Studio Ghibli ini berkisah tentang cinta segitiga dua teman dan seorang gadis baru di sekolah mereka di Pulau Shikoku. Setting mengambil tempat di Stasiun Kichijoji di mana sang tokoh, Taku Morisaki melihat seorang perempuan dari masa lalunya, dan cerita pun kembali ke masa mudanya.

・Tokyo Ghoul
Pintu keluar Stasiun Kichijoji dan persimpangan pejalan kaki muncul dalam serial yang menceritakan secara detail tentang kehidupan ghoul, mahluk pemakan daging manusia di jalanan Tokyo.

・Shirobako
Kisah serial televisi ini berpusat pada 5 orang sahabat yang masuk ke dunia industri anime dan salah satu studionya, Musashino Animation, mengambil tempat di distrik Musashi-Sakai yang ada di kota ini. Di salah satu episodenya, gadis-gadis ini makan di Pancake Home yang ada di Kichijoji, dan kemudian berjalan-jalan di Taman Inokashira.

・The Cat Returns
Dalam serial fantasi karya Studio Ghibli ini jalanan pertokoan Sunroad di Kichijoji diyakini sebagai tempat pertemuan pertama antara Haru dan kucing putih Muta, sebelum kemudian bertemu dengan Baron dan Toto.

Ueno

Terkenal dengan kuil-kuil Buddha dan tamannya yang luas, Distrik Ueno di Tokyo juga merupakan rumah bagi beberapa institusi budaya yang dimiliki kota ini. Taman Ueno terletak di area yang dulunya merupakan wilayah Kuil Kaneiji, sebuah kuil yang pernah menjadi salah satu kuil terbesar dan paling mengagumkan di Tokyo. Kuil ini mengalami kerusakan berat saat Perang Saudara Boshin (1868-1869), sebuah revolusi Jepang yang memicu modernisasi Jepang. Hingga sekarang masih terlihat sisa-sisa kemegahannya, terutama di Kolam Shinobazu yang ada di ujung sebelah barat daya taman. Taman ini terkenal dengan mekarnya bunga sakura yang membuat taman menjadi ramai mulai akhir Maret sampai awal April. Taman Ueno juga menjadi rumah bagi Museum Nasional Tokyo, Museum Nasional Seni Barat, Museum Seni Metropolitan Tokyo, Museum Sains, dan Kebun Binatang Ueno.

・Fate/stay night: Unlimited Blade Works
Persimpangan jalan yang muncul dalam pembukaan anime bergenre fantasi thriller ini mirip dengan pintu masuk Jalan Ameyoko, yang terletak di ujung Taman Ueno.

・Gourmet Girl Graffiti
Di awal musim semi pada episode kedua serial yang berkisah tentang kuliner ini, Kirin diundang oleh Ryo ke pesta mekarnya bunga sakura di Taman Ueno di mana mereka menggelar pesta bento untuk makan siang dan menggambar pohon-pohon sakura yang bermekaran.

・Mr. Osomatsu
Jalan di mana terdapat deretan bar Izakaya di Ueno muncul di episode kedua serial ini saat si keenam anak kembar mencoba mencari pekerjaan dan melewati pusat lowongan Jepang “Hello Work”.

Ochanomizu

Nama Ochanomizu diterjemahkan sebagai “air teh” setelah seorang shogun di era Edo membuat teh dari air Sungai Kanda. Kota universitas yang indah ini menjadi rumah bagi Universitas Meiji, Universitas Juntendo, serta Universitas Medis dan Gigi Tokyo. Kota ini terkenal oleh musik jalanannya dan ada begitu banyak instrumen musik yang bisa dibeli di sini. Selain itu, terdapat pula jalan dengan deretan toko-toko buku yang menarik para pembeli baik yang berasal dari daerah sekitar maupun dari tempat yang jauh. Ochanomizu juga memiliki jalan dengan toko-toko yang menjual barang-barang olahraga (terutama toko-toko alat ski dan snowboard) sekaligus menjadi rumah dari kantor pusat Asosiasi Sepakbola Jepang (JFA)

・Kanamemo
Serial anime ini berpusat pada kehidupan Kana Nakamichi dan pekerjaannya di kantor surat kabar serta menampilkan adegan dari universitas di Ochanomizu dalam episode-episodenya. Karakter Haruka belajar biofermentasi di universitas, sementara Hinata gagal tiga kali dalam ujian masuk.

・Tokyo Ravens
Karakter utama Natsume dan Touji muncul di Stasiun JR Ochanomizu pada volume 13 bab 4 dari serial yang berkisah tentang publikasi majalah bulanan Onmyouji, sebuah majalah yang memperkenalkan dunia sihir dan Onmyouji kepada masyarakat umum.

・Love Live!
Kuil Kanda Myojin yang berlokasi di Ochanomizu muncul beberapa kali sepanjang serial ini karena Nozomi Toji bekerja sebagai miko (wanita kuil) di kuil ini dan di sinilah para gadis berlatih tarian rutin mereka.

 

Tourist Note JAPAN

https://tourist-note.com/id/20170119153337

スポンサーリンク

Anime // Entertainment // Topicsの最新記事

CATEGORY

OUR SERVICE

Popular Articles

Recommended Articles